1. Adam AS
2. Idris AS
3. Nuh AS
4. Hud AS
5. Saleh (Shalih/Shaleh/Sholeh) AS
6. Ibrahim AS
7. Luth AS
8. Ismail AS
9. Ishak (Ishaq) AS
10. Yaqub (Yakub/Israil/Israel) AS
11. Yusuf AS
12. Syu’aib (Syuaib) AS
13. Ayyub (Ayub) AS
14. Dzulkifli (Zulkifli) AS
15. Musa AS
16. Harun AS
17. Daud (Dawud) AS
18. Sulaiman (Sulaeman) AS
19. Ilyas AS
20. Ilyasa’ AS
21. Yunus AS
22. Zakaria (Zakariya) AS
23. Yahya AS
24. Isa AS
25. Muhammad SAW
Lanjut Baca »
Ditulis dalam Tembang Dolanan | Leave a Comment »
Liburan dadakan ke Solo sekitar bulan Juli 2010.
Karena tugas semester I telah rampung semuanya, dan mumpung jatah cuti masih berlimpah, daripada hangus, maka cuti pun diambil, dan secara dadakan kita liburan ke Solo. Mumpung si Ami juga liburan sekolah dan Naela sudah mulai mbrangkang. Nyetir sendiri selama 14 jam, tapi semua terbayarkan dengan kedamaian kota Solo.
Sampai di solo keliling, biasa, kuliner dan dolan-dolan. Sangiran, sragen, tawangmangu, kota-kota.
Jalan-jalan ke Pasar Gawok, dan akhirnya nostalgia ke sekolah SD Inpres Pracimaloyo Lanjut Baca »
Ditulis dalam Liburan di Solo | Leave a Comment »
Gundul-gundul pacul…cul gembelengan
Nyunggi-nyunggi wakul…kul gembelengan
Wakul ngglimpang segane dadi sak latar
Wakul ngglimpang segane dadi sak latar
Itulah lirik lagu dolanan yang dulu pada waktu kanak-kanak sering kita (paling tidak saya) nyanyikan secara jenaka dan “dolanan”. Ternyata lagu ini tidak sekedar lagu dolanan, tapi punya makna yang “lebih”. Dari beberapa sumber yang saya peroleh dari buku maupun internet, makna dari tiap kata/frase adalah sebagai berikut:
Lanjut Baca »
Ditulis dalam Tembang Dolanan | Leave a Comment »
Sluku-sluku bathok
Bathoke ela-elo
Si Rama menyang Solo
Oleh-olehe payung mutho
Mak jenthit lolo lo bah
Yen mati ora obah
Yen obah medeni bocah
Yen urip golekko dhuwit
Itulah lagu jawa yang akhir-akhir ini sering saya ajarkan kepada anak perempuan saya. Lagu yang sarat akan makna kehidupan yang sering ditembangkan dengan jenaka dan gembira. Dalam pergaulan di Jawa sering juga disebut dengan Lagu Dolanan.
Dari berbagai web site saya menjumpai beberapa makna dari tembang/lagu dolanan ini. Berikut ini beberapa yang bisa saya sarikan.
Lanjut Baca »
Ditulis dalam Tembang Dolanan | Leave a Comment »
Sabar, satu suku kata yang sering dan mudah untuk diucapkan, tapi sulit dilakukan. Kesabaran berkaitan dengan tata hati dan tata diri. Seberapa besar seseorang mampu mengendalikan hatinya, maka begitulah kebesaran jiwa sabarnya. Artinya, semakin mampu seseorang mengendalikan hati, maka tingkat kesabarannya juga semakin besar.
Seorang yang pemarah, berarti tidak mampu mengendalikan hatinya, sedangkan seorang penyabar adalah orang yang mampu mengendalikan hatinya.
Sabarpun berkaitan dengan tata pengendalian diri. Orang sabar adalah orang yang mampu mengendalikan rasio otaknya dan seluruh anggota badannya. Orang akan marah bila rasio otaknya sudah tidak berjalan lagi, sehingga “perintah” saraf otaknya keseluruh anggota badan sudah keluar dari kontrol rasionalitas. Ketika seseorang marah,
dapat dipastikan dia telah bertindak tidak rasional. Hal itu berarti seorang penyabar akan senantiasa mampu mengendalikan otak untuk selalu berjalan rasional. Karena rasionalitas otak tetap berjalan normal, maka perintah saraf otak ke seluruh anggota tubuh juga tetap dalam bingkai rasionalitas.
Sabar juga berarti taqwa, orang yang sabar adalah orang yang bertaqwa. Firman Allah dalam Qor’an “minta tolonglah kepada Allah dengan sabar dan sholat”.
Banyak orang yang yakin bahwa kesabaran seseorang pasti ada batasnya. Padahal, kesabaran tidak pernah ada batasnya. Kalau kesabaran ada batasnya, maka namanya bukan kesabaran lagi. Sabar adalah sabar yang tiada berbatas. Sampai kapanpun. Konsep “sabar ada batasnya” sendiri sudah bertentangan dengan logika rasionalitas.
Lanjut Baca »
Ditulis dalam Tembang Dolanan | Leave a Comment »
Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!
Ditulis dalam Tembang Dolanan | 1 Comment »




